Recent Posts

Tuesday, July 05, 2011

Yusuf Bin Ishak, Presiden Pertama Singapura adalah Orang Indonesia



Jika Presiden Indonesia berasal dari Indonesia, itu merupakan hal yang wajar dan lumrah tentunya. Namun, jika orang Indonesia menjadi Presiden di negri lain, itu ialah hal yang luar biasa. Tapi, ini memang benar, dari FAKTA yang ada.

Presiden pertama Singapura, adalah Yusuf Bin Ishak. Ayahnya orang Minangkabau dan ibunya berasal dari Langkat (Sumatera Utara). Ia lahir di Perak, 12 Agustus 1910, sulung dari keluarga yang beranggotakan 9 orang. Meninggal di Singapura, 23 November 1970. Ia juga satu-satunya presiden Singapura hingga sekarang yang keturunan Melayu.

Pada 3 Desember 1959 Yusuf Bin Ishak dilantik sebagai kepala negara (Yang di-Pertuan Negara) Singapura. Seiring dengan keluarnya Singapura dari Federasi Malaysia dan merdeka pada 9 Agustus 1965, status beliau menjadi presiden negara kepulauan hingga 1970 beliau meninggal dunia.


Wajahnya pun diabadikan pada pecahan-pecahan uang kertas Singapura. Barangkali bila kini Yusuf Bin Ishak masih hidup dan masih menjabat, peristiwa yang paling menarik untuk diliput ialah saat ia berkunjung ke Indonesia, atau saat peristiwa yang dihadiri oleh dirinya, Barack Obama, dan Susilo Bambang Yudoyono. Perbincangan pun semakin seru dan panjang karena mereka bertiga dengan asyiknya menggunakan Bahasa Indonesia.
sumber : http://wisbenbae.blogspot.com/2011/01/presiden-singapura-pertama-adalah-orang.html
--------------------------------------------------------- 
Follow upil_keren on Twitter
Like to get the latest updates!
---------------------------------------------------------------
Share this great information with your friends! 

Related Posts

4 comments:

Okeh said...

wuih.., kok bisa gitu ya. jago juga Indonesia

Arif said...

Indonesia gan! mantap..

Putra Purnama said...

Hhmmm.. yang penying jangan sampek warga negara lain yang jadi presiden kita :)

Anonymous said...

@Putra Purnama, kalau dipimpin oleh warga negara lain dan Indonesia bisa lebih baik kenapa enggak? Singapur aja dipimpin oleh warga negara orang lain tidak masalah.. :) mulailah berfikir kalau semua orang itu sama. don't be racism(rasisme).. :D

Post a Comment